Tampilkan postingan dengan label Aneh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aneh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Agustus 2016

5 Bioskop Paling Aneh Di Dunia

5 Bioskop Paling Aneh Di Dunia

 

5 Bioskop Paling Aneh Di Dunia. Biasanya menonton bioskop di tempat-tempat yang ramai dan mudah diakses.  Bagaimana kalau bioskop ditujukan kepada orang-orang tertentu yang emiliki selera yang berbeda yang ingin memiliki nuansa baru? Dan pastinya biaya untuk menonton mahal. Cek disini ya.

Nonton di bioskop identik dengan kursi nyaman, suara jernih dan keadaan yang gelap. Tapi ternyata ada beberapa bioskop unik yang banyak diminati karena ingin mencoba sensasi berbeda dalam menonton film. Berikut 5 bioskop unik di dunia 


1. Cine Thisio, Athena, Yunani


chine thisio di athena (cnngo.com)
Cine Thisio, Athena, Yunani


Athena, Yunani memiliki banyak tempat untuk menonton film di area terbuka, kebanyakan menggunakan area taman. Dari semua bioskop terbuka yang ada di sana, Cine Thisio-lah yang terbaik. Dibangun pada tahun 1935, Cine Thisio memiliki tontonan ganda.

Anda tidak hanya menonton film terbaru dari box office tapi juga bisa menikmati pemandangan Acropolis dan Parthenon yang ada di kejauhan. Tidak hanya itu, Cine Thisio juga merupakan bioskop yang berada paling dekat dengan Gunung Olympus. Bioskop terbuka tertua di Athena ini buka dari April sampai Oktober pada setiap tahunnya. Rasakan menonton film dengan pemandangan alam yang spektakuler, terutama saat malam hari.


2. Alamo Drafthouse, Texas, AS


alamo drafthouse di texas (veganaustin.org)
Alamo Drafthouse, Texas, AS

Bioskop di Austin, Texas ini memiliki peraturan yang sangat ketat, mungkin di seluruh dunia. Anak di bawah 6 tahun tidak diperbolehkan menonton di sini, tidak boleh bicara sepanjang film, tidak ada iklan sebelum film dan tidak boleh menyalakan handphone. Peraturan mengenai handphone ini cukup keras. Jika handphone Anda berbunyi atau mengganggu selama film sedang diputar, Anda akan diusir secara massal oleh semua penonton di dalam.

Meski banyak peraturan, nonton bioskop di Alamo Drafthouse bisa jadi pengalaman menonton yang sesungguhnya. Menonton lancar tanpa gangguan, makanan yang enak dan minuman yang sudah disediakan di bangku Anda.


 
3. 4DX, Seoul, Korsel

4DX di seoul (cnngo.com)
4DX, Seoul, Korsel

Rasakan sensasi nonton di bioskop 4D pertama di dunia yang memutar film box office. Bioskop 4DX di Seoul menjadi bioskop pertama yang menampilkan gambar hidup, kursi yang bergerak dan aroma yang muncul sesuai adegan di film. Tidak hanya itu, Anda bisa memilih untuk menjadi salah satu karakter yang ada di film. Anda tinggal memilih karakter dan akan disambungkan ke sepatu Anda, setelahnya, Anda bisa merasakan apa yang karakter itu rasakan.


Bioskop ini tidak dianjurkan untuk orang yang memiliki penyakit jantung, penyakit punggung, wanita hamil dan anak-anak yang tingginya di bawah 1 meter. Harga tiket bioskop 4DX mulai dari 16.000 Won atau Rp 127.000.


4. Cine de Chef, Seoul, Korsel


cine de chef di seoul (cnngo.com)
Cine de Chef, Seoul, Korsel

Satu lagi yang unik dari Korsel. Bioskop Cine de Chef di Seoul memiliki konsep gabungan antara acara makan dan menonton. Meski sudah banyak bioskop yang menawarkan konsep seperti ini namun belum ada yang mengalahkan keseriusan Cine de Chef. Bioskop ini memiliki koki bersertifikat Le Cordon Bleu yang menyediakan hidangan Asia modern.

Setelah makan, Anda bisa menonton film dengan nyaman. Bagaimana tidak, kursi di sana didesain penuh privasi. Dua kursi empuk yang berdekatan dan sebuah meja untuk menaruh minuman, dan jarak antar kursi lain pun lumayan jauh. Dijamin acara nonton Anda akan berlangsung tenang, seperti ada di bioskop pribadi.


Konsep unik ini memiliki harga yang cukup mahal yaitu 30.000 won atau Rp 225.000 untuk makanannya dan 40.000 won atau Rp 316.000 untuk tiket bioskopnya.


5. Teater Castro, San Francisco, AS


teater castro di san francisco (flickiver.com)
Teater Castro, San Francisco, AS

Bangunan dari awal abad ke-20 ternyata bisa menjadi tempat yang menarik selain jadi museum dan rumah. Di San Francisco, ada sebuah gedung tua yang dipakai sebagai bioskop. Teater Castro dibuka pada tahun 1922 dan merupakan sisa bangunan dari zamannya yang masih beroperasi hingga sekarang. 


Ruang bioskopnya yang benar-benar seperti teater akan mengajak Anda menonton film dengan sensasi berada di teater. Tirai penutupnya adalah beludru merah, sama seperti tirai di panggung teater. Di dekat layar juga terdapat 2 balkon kecil yang biasa ada di gedung teater pada umumnya. Meski begitu, teknologi yang digunakan di Teater Castro sudah memiliki standar terbaru. Di sini Anda akan merasakan sensasi modern dan klasik di satu tempat yang sama.

Doppelganger Melihat Kembaran Diri Kita Sendiri

Doppelganger - Melihat Kembaran Diri Kita Sendiri
Doppelgange

Doppelganger  Melihat Kembaran Diri Kita Sendiri. Doppelganger adalah suatu kejadian yang mengagetkan dimana kita menemukan kembaran yang sama dengan kita di dunia ini. Atau bisa disebut dengan fenomena pertemuan kita dengan bayangan diri kita sendiri. Memang kejadian misteri ini sangat jarang dijumpai. Hanya beberapa orang di dunia ini mengalami kejadian bertemu dengan bayangan sendiri. Di artikel ini akan menjelaskan dengan singkat mengenai fenomena yang misterius ini dan menceritakan pengalaman orang yang telah mengalami kejadi an bertemu dengan diri sendiri di tempat lain. Bagi yang belum tahu, artikel akan membantu mendapatkan jawaban atas misteri tersembunyi ini, dan bagi yang sudah tahu saya ucapkan selamat datang dan terimakasih atas kunjungannya. Baca juga Misteri Mobil Terbang Di China Terungkap


Fenomena Doppelganger - Kembaran yang Misterius




Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti "Double Walker". Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya menyertai setiap manusia di bumi ini. Fenomena ini berbeda dengan penampakan hantu. Jika penampakan hantu berarti seseorang melihat citra orang yang telah meninggal, maka fenomena doppelganger berarti melihat bayangan seseorang yang masih hidup.

Dalam banyak kasus, Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda kematian. Konon Ratu Elizabeth I berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri sebelum meninggal. Entah kapan fenomena ini pertama kali muncul. Namun pada tahun 1691, ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk yang menulis bahwa fenomena ini telah muncul dalam kisah-kisah rakyat Skotlandia dan Irlandia.


Berikut beberapa kasus tentang doppelganger




Kasus Dr.Wynn Wescott

Pada tanggal 12 April 1888, di British Museum of London, sebuah laporan doppelganger menciptakan kehebohan diantara karyawan museum. Dr. Wynn Wescott dan Pendeta W.T Lemon dijadwalkan untuk bertemu di ruang baca museum. Pendeta Lemon tiba beberapa menit lebih awal dan melihat Dr. Wescott sedang terlibat pembicaraan dengan seorang rekannya yang bernama Mrs. Salmon.

Tak berapa lama kemudian, Mrs Salmon dengan sopan mengucapkan salam kepada Dr.Wescott dan meninggalkan pembicaraan. Ia berjalan melewati pendeta Lemon dan juga memberi salam. Lalu, Mrs Salmon menoleh ke Dr.Wescott untuk memberitahu bahwa Pendeta Lemon telah tiba. Namun ia terkejut karena menyadari bahwa Dr. Wescott yang tadi berdiri telah hilang.

Pendeta Lemon dan Mrs. Salmon lalu bertanya kepada resepsionis dan petugas museum lainnya. Mereka mendapatkan jawaban yang sama. Semua memang melihat Dr. Wescott masuk ke ruangan itu, namun tidak ada yang melihat ia meninggalkan ruang tersebut. Kaget dan kuatir, mereka mengecek ke rumah Dr. Wescott dan tidak disangka mereka menemukan Dr. Wescott sedang terbaring di ranjang, sakit dan tidak meninggalkan tempat tidurnya sejak pagi.


Kasus Abraham Lincoln


Abraham Lincoln
Abraham Lincoln
Kasus doppelganger lainnya yang juga termahsyur adalah kasus yang dialami oleh Abraham Lincoln. Kisah ini diceritakan oleh Noah Brooks yang mengaku mendengarnya langsung dari Lincoln. Diceritakan bahwa saat Lincoln terpilih menjadi presiden, ia menjumpai "dirinya" dengan dua wajah di ruang tamunya. Satu wajah lebih pucat dibanding yang lainnya. Ketika ia mendekatinya, bayangan itu menghilang.

Lalu ia menghempaskan tubuhnya ke sofa untuk beristirahat dan bayangan itu muncul kembali. Beberapa hari kemudian, bayangan dirinya dengan dua wajah itu kembali muncul. Namun penampakan itu adalah penampakan yang terakhir kalinya. Ketika ia menceritakannya kepada istrinya, istrinya berkata bahwa dua wajah itu berarti Lincoln akan terpilih sebagai presiden untuk dua kali masa jabatan, sedangkan wajah kedua yang lebih pucat menunjukkan kalau ia tidak akan hidup melewati masa jabatan keduanya.

Entah darimana istrinya mengetahui hal itu, namun prediksinya terbukti benar karena pada tahun 1865 Lincoln terbunuh pada saat memegang masa jabatan keduanya.



Kasus Emilie Sagee


Emilie Sagee
Emilie Sagee

Dari antara semua kasus doppelganger yang ternama, mungkin kasus ini adalah kasus yang paling membingungkan. Kisah ini diceritakan oleh Robert Dale Owen yang mendengarnya dari Julie Von Guldenstubbe, anak kedua Baron Von Guldenstubbe.

Pada tahun 1845, ketika Julie berusia 13 tahun, ia menghadiri sekolah von Neuwlcke, sebuah sekolah khusus perempuan di dekat Latvia. Salah satu gurunya adalah seorang perempuan 32 tahun bernama Emilie Sagee. Walaupun Ms.Sagee dikenal sebagai guru yang baik, beredar rumor di sekolah tersebut bahwa "kembaran" Ms.Sagee sering terlihat muncul dan menghilang di hadapan para murid.

Pernah suatu kali diceritakan bahwa sementara Ms.Sagee sedang menulis di papan tulis, kembarannya yang sama persis muncul di sampingnya. Doppelganger itu meniru persis semua gerakan Ms.Sagee, bedanya ia tidak memegang kapur tulis. Peristiwa ini disaksikan oleh 13 murid di kelas tersebut.

Yang lebih luar biasa lagi adalah kejadian yang terjadi pada hari berikutnya. Pada saat itu, 42 murid sedang berkumpul di aula untuk pelajaran menjahit. Ms.Sagee sedang ada di kebun dan jelas terlihat dari jendela oleh para murid. Tiba-tiba, doppelganger Ms.Sagee muncul dan duduk di kursi di depan ruangan. Seorang murid yang pemberani berjalan maju dan berusaha menyentuh makhluk itu, namun ia merasakan ada sebuah hambatan yang tidak terlihat menghalanginya. Lalu doppelganger tersebut menghilang secara perlahan.

Ms.Sagee sendiri mengetahui hal ini, namun ia juga tidak mengerti fenomena apa yang sedang berlangsung. Menurutnya, ketika doppelgangernya muncul, ia bisa merasakan kelelahan yang amat sangat. Bahkan wajahnya berubah menjadi pucat pasi.


Doppelganger dan Budaya


Fenomena doppelganger memiliki banyak penjelasan beragam di berbagai bagian dunia. Di Denmark, ada sebuah kisah yang menyebutkan seekor Troll (makhluk mitos) menculik seorang wanita hamil dan kemudian menggantinya dengan doppelgangernya untuk menutupi kejahatannya.

Di dalam tradisi Yahudi, setiap orang dipercaya memiliki malaikat yang berwajah mirip sepertinya yang kadang-kadang muncul dan menampakkan diri.

Di dalam tradisi dan kepercayaan beberapa negara lainnya, doppelganger secara sederhana diartikan sebagai roh jahat yang mengambil rupa seorang manusia.


Teori Dr.Peter Brugger Mengenai Doppelganger


Dalam konteks sains, Dr.Peter Brugger dari Zurich University Hospital, mengajukan teori adanya Doppelganger Syndrom. Sindrom ini, menurut Dr.Brugger, adalah sebuah perasaan dimana seorang pasien amputasi bisa merasakan kembali adanya anggota badan yang telah hilang. Dalam kasus Doppelganger, bukan hanya sebagian anggota badan yang dirasakan, melainkan seluruh tubuh "tambahan" dirasakan ada di luar tubuh dan berada diluar kendalinya.

Menurut Dr.Brugger, sindrom ini bisa terjadi ketika syaraf kita mengalami goncangan sehingga kita akan membawa representasi internal diri yang kemudian ditransfer ke dunia luar. Ini biasa terjadi ketika kita sedang mengalami stres, kesepian atau ketika otak kita mengalami luka atau tumor.

Bagi Brugger, fenomena syaraf ini dapat menjelaskan adanya "teman imajiner" yang dialami oleh banyak anak kecil.


Eksperimen Doppelganger Yang Dilakukan Shahar Arzy


Selain Dr.Brugger, penjelasan ilmiah lainnya juga muncul pada September 2006 di Majalah Nature. Majalah itu merilis hasil eksperimen yang dilakukan oleh Shahar Arzy dan rekannya di University Hospital, Jenewa, Swiss. Mereka tanpa diduga berhasil menciptakan fenomena Doppelganger dengan menggunakan stimulasi elektromagnetik yang diberikan pada otak pasien.

Sang pasien disuruh berbaring diam di atas tempat tidur, lalu, mereka memberikan stimulasi elektrik pada Temporoparietal Junction (TPJ) di otak kirinya. Ketika stimulasi itu diberikan, dengan segera sang pasien bisa merasakan adanya kehadiran orang lain di tempat itu. Dengan demikian, eksperimen ini membuktikan bahwa fenomena ini mungkin berhubungan dengan terganggunya aktifitas otak.

Menurut Arzy, eksperimen ini mungkin dapat menjelaskan mengenai halusinasi yang sering dialami oleh penderita Schizoprenia atau paranoia. Penjelasan Dr.Brugger ataupun Shahar Arzy memang dapat menjelaskan pengalaman Lincoln, namun tidak dapat menjelaskan pengalaman Dr.Wescott dan Ms.Sagee. Misalnya dalam pengalaman Ms.Sagee, mungkinkah 42 orang murid tersebut mengalami gangguan Temporoparietal otak kiri secara bersamaan ? Doppelganger  Melihat Kembaran Diri Kita Sendiri