Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Agustus 2016

Mengenal SosokTukiman Pria Bak Suami Wanita PSK

Mengenal Sosok 'Tukiman' Pria Bak Suami Wanita PSK


Mengenal SosokTukiman Pria Bak Suami Wanita PSK


Mengenal SosokTukiman Pria Bak Suami Wanita PSK. turu (tidur), laki (bercinta), dan mangan (makan), Fenomena suami-suamian wanita psk. Baca juga Daya Tarik Seks Yang Membuat Doi Bertekuk Lutut

Sejumlah perempuan pekerja seks komersial (PSK) di Bandungan, Ungaran, Jawa Tengah, yang indekos di beberapa hotel kelas melati biasanya hidup dengan laki-laki yang menjadi pelindungnya.

Laki-laki tersebut bukan suami, dan disebut sebagai "tukiman", akronim berbahasa Jawa dari tiga suku kata, yaitu turu (tidur), laki (bercinta), dan mangan (makan). Tidak ada yang dikerjakan oleh para tukiman selain tiga hal itu. Semua kebutuhannya telah dipenuhi oleh PSK yang menjadi pasangannya.

"Yang namanya PSK kadang ramai, kadang sepi. Ada juga yang mapan, biasanya yang cantik-cantik yang ramai tamunya. Sehingga fenomena tukiman ini lebih pada kenyamanan karena ada yang melindungi," ungkap Koordinator PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) Kabupaten Semarang, Muhamad Budi Santoso, Minggu (22/3/2015) kemarin.

Menurut pegiat sosial yang juga aktivis HIV/AIDS Jawa Tengah, Andreas Bambang Santoso, salah satu syarat mutlak berpasangan dengan PSK sebagai tukiman adalah pengertian yang tidak berbatas. Ketika klien datang, tidak jarang transaksi juga dilakukan di kamar yang mereka sewa sebagai indekos.

"Mereka tinggal di hotel bersama tukiman. Ketika ada tamu, PSK juga melayani di kamar yang mereka sewa," kata Andreas.

Para PSK di Bandungan rata-rata berusia antara 20 hingga 25 tahun. Sementara para tukiman-nya biasanya laki-laki sebaya, tetapi bisa juga laki-laki yang lebih dewasa. Mereka berasal dari luar daerah Bandungan, bahkan ada juga beberapa tukiman dari luar negeri.

"Baru-baru ini kami mapping ulang database PK maupun PSK yang masuk ke hotspot. Nah, kemarin pas pendataan itu ada (tukiman) dari Belanda dan ada dari Perancis. Biasanya dari luar dearah," imbuh Muhammad.

Sebelumnya dikabarkan, belasan hotel di Bandungan, Kabupaten Semarang, ditengarai beralih fungsi menjadi tempat indekos para PSK. Sebagian besar hotel yang beralih fungsi menjadi tempat indekos PSK tersebut adalah hotel-hotel kelas melati.

Kamis, 18 Agustus 2016

Jual beli Mobil Bekas

Jual beli Mobil Bekas


Jual beli Mobil Bekas. Jual Beli Mobil Baru Dan Bekas, Over Kredit, Keluaran Baru Atau Lama hanya di jasapromosi.info. Ribuan iklan mobil baru dan bekas tampil setiap hari. Lihat iklan sekarang.

Karena ingin membeli mobil L-300, pasangan suami istri, Saini (26) dan Rusilawati (32), warga Lingkungan Wangkal, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, nekat menjual dua ekor sapi betina milik tetangganya, Bu Musa (71), seharga Rp 21,3 juta.

Awalnya, Senin (30/6/2014), Rusilawati mengajak calon pembelinya, Nawari, ke kandang sapi yang diakuinya sebagai miliknya. Nawari langsung menawar dua sapi betina yang sedang bunting tersebut seharga Rp 21,3 juta. Rusilawati langsung menyetujui tawaran tersebut.

Nawari pun langsung membayar tunai kepada pasangan yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Karena merasa sudah menjadi haknya, Nawari menyuruh rekannya, Murawi, untuk mengambil dua ekor sapi dengan menggunakan mobil pikap, Selasa siang (1/7/2014).

Murawi mengaku sempat menuntun sapi tersebut dari kandang yang berada di tengah ladang melewati rumah warga. Bu Musa lalu menemui kandangnya dalam keadaan kosong.

"Saya pagi sudah kasih rumput sapi, terus saya cari rumput lagi. Saat balik ke kandang dua sapi saya sudah nggak ada. Saya langsung teriak-teriak dan pingsan. Salah satu sapinya dalam keadaan hamil," ujar Bu Musa.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kalipuro, AKP Sudarsono, membenarkan kasus pencurian sapi tersebut.

"Tetangga korban sempat melihat Murawi yang menuntun sapi. Dari pengakuan supir itu lah kami mengamankan pasangan suami istri yang telah menjual sapi milik tetangganya Ibu Musa," ungkapnya.

Bukan hanya Bu Musa yang melaporkan kejadian tersebut, Nawari juga berencana melaporkan pasangan suami istri tersebut karena merasa di bohongi.

"Saat ini, pasangan Rusilawati dan Saini masih diperiksa. Polisi juga mengamankan uang tunai sebesar 21 juta karena yang 300 ribu sudah dibelanjakan oleh pelaku," katanya.

Sementara itu, Rusilawati mengaku menjual sapi milik tetangganya untuk membeli mobil. Dia juga mengaku mengajak pembeli langsung datang ke kandang milik Bu Musa.

"Saya ingin punya mobil buat kerja, jadi saya ngaku punya sapi itu. Ternyata di tawar 21,3 juta. Karena butuh uang saya iyakan saja," tuturnya.

elevenia Shocking Deals!

elevenia Shocking Deals!


elevenia Shocking Deals!. Dapatkan harga paling murah berbagai pilihan produk wanita terbaik tersedia disini. Buruan beli di elvenia sekarang juga. Klik disini.

Penyebab hilangnya banyak orang di Laut Selatan sudah tak terhitung berapa banyak korban berjatuhan di sana. Mitos masyarakat sekitar mengatakan, bahwa itu karena ulah dendam sang Ratu Penguasa Laut Selatan. Tetapi penjelasan ilmiahnya bicara lain.

Kebanyakan para korban hilang adalah wisatawan domestik berusia sangat muda, sekitar 15 � 28 tahun. Mereka memiliki tujuan berlibur ke Pantai Laut Selatan untuk menikmati keindahan panorama alam pantai, sekaligus merasakan sensasi deburan ombak.

Mendadak sontak segala keceriaan musnah. Yang tertinggal hanya kepedihan akibat jatuhnya korban jiwa karena tergulung ombak dan terseret arus Pantai Laut Selatan yang terkenal ganas dan tidak terduga.


Lantas muncul sejumlah pertanyaan, apa penyebab utama terjadinya musibah itu? Siapa yang harus bertanggung jawab? Apa yang mesti dilakukan agar hal serupa tidak terulang?
Bagaimanapun, evaluasi atas peristiwa itu dan tindak lanjutnya jangan sampai menjadi kontraproduktif, khususnya bagi dunia pariwisata, dan mengurangi kecintaan terhadap pantai dan bahari.

Meski dengan data yang kurang lengkap, pihak berwenang telah mencoba menjelaskan, ada tiga faktor penyebab terjadinya musibah itu. Wisatawan kurang disiplin mematuhi rambu-rambu larangan berenang yang dipasang oleh petugas. Kurangnya jumlah petugas penjaga pantai. Minimnya peralatan dan perlengkapan untuk mengawasi pantai. Ketiga biang keladi itu bermuara kepada kesalahan manusia (human error).


Diambil Nyi Loro Kidul
Perihal musibah itu, penduduk setempat mempunyai jawaban sederhana, yakni para korban dipilih oleh Nyi Loro Kidul sebagai tumbal Laut Selatan. Menurut kepercayaan mereka, para korban mungkin keturunan selir Prabu Siliwangi yang akan dijadikan budak atau balatentara Ratu Laut Selatan. Itu sebabnya korban biasanya masih muda belia.

Boleh percaya boleh tidak. Namun, legenda Penguasa Laut Selatan itu hidup secara turun-temurun di sanubari masyarakat Pulau Jawa, khususnya kaum nelayan dan penduduk sepanjang pantai selatan Pulau Jawa (di tengah masyarakat itu terdapat banyak versi yang berkaitan dengan legenda Penguasa Laut Selatan � Red). Menurut legenda masyarakat pesisir selatan Jawa Barat, Nyi Loro Kidul adalah penjelmaan dari Putri Kadita, salah satu putri tercantik Prabu Siliwangi.



Syahdan pada masa Prabu Siliwangi memerintah di Kerajaan Pajajaran, ia memiliki seorang permaisuri cantik dan sejumlah selir. Suatu ketika sang permaisuri melahirkan anak perempuan cantik pula, bahkan melebihi kecantikan ibundanya. Ia dinamai Putri Kadita, putri nan cantik jelita.

Kebaikan hati dan kecantikan Putri Kadita menimbulkan rasa iri para selir yang takut tersisih dari hadapan Prabu Siliwangi. Mereka bersekongkol menghancurkan kehidupan Putri Kadita dan ibunya. Keduanya diguna-guna hingga menderita sakit kulit yang sangat parah di sekujur tubuh. Di bawah pengaruh sihir para selir, Prabu Siliwangi pun mengusir keduanya dari keraton karena dikhawatirkan mereka akan mendatangkan malapetaka bagi kerajaan.

Dalam kondisi mengenaskan, Putri Kadita dan ibunya pergi tanpa tujuan yang jelas. Sang permaisuri tewas dalam pengembaraan, sedangkan Putri Kadita terus berjalan ke selatan sampai akhirnya tiba di sebuah bukit terjal di Pantai Karanghawu dengan deburan ombak dahsyat dan pemandangan alam yang indah. Karena amat kelelahan, Putri Kadita tertidur pulas.

Dalam tidur ia bermimpi bertemu dengan orang suci yang menasihati agar sang putri menyucikan diri dengan melompat ke laut untuk mendapatkan kesembuhan, mengembalikan kecantikannya, sekaligus beroleh kekuatan supranatural untuk membalas penderitaan yang dia alami.

Begitu terbangun, tanpa ragu Putri Kadita melompat dari tebing curam ke tengah gulungan ombak, dan tenggelam ke dasar Laut Selatan. Mimpinya pun menjadi kenyataan. Selain sembuh dan kembali cantik, ia juga beroleh kekuatan supranatural serta keabadian. Namun, sang putri harus tetap bersemayam di Laut Selatan. Sejak itu ia menjelma menjadi Nyi Loro Kidul (loro = derita, kidul = selatan), sang Ratu Penguasa Laut Selatan. Konon banyak nelayan yang secara tidak terduga (bahasa Sunda: kawenehan) melihat sosok putri cantik jelita yang tiba-tiba muncul dari balik gulungan ombak.

Dengan kekuatan supranaturalnya Nyi Loro Kidul acap membalas dendam atas penderitaan yang pernah dia alami dengan meminta korban, khususnya keturunan para selir Prabu Siliwangi yang pernah menyakitinya. Benarkah demikian? Entahlah boleh percaya atau tidak.



Untuk meredam kemarahan Nyi Loro Kidul, setiap 6 April nelayan Pelabuhan Ratu melakukan Upacara Laut berupa memberikan persembahan kepala kerbau dan sesaji lain. Tujuannya, agar mendapat keselamatan, perlindungan, dan hasil tangkapan ikan yang melimpah. Sebagai upaya melestarikan legenda itu, sebuah Hotel di Pelabuhanratu pun menyediakan kamar khusus bernomor 308 sebagai tempat peristirahatan sang Ratu.

Gabungan gelombang
Sudut pandang ilmiahnya tentu saja tidak seperti cerita di atas. Bila disimak, kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa lebih banyak terjadi di pantai landai berpasir dibandingkan dengan pantai terjal berbatu. Ini dapat dipahami mengingat wisatawan yang berenang umumnya terkonsentrasi di kawasan pantai landai berpasir. Sedangkan mereka yang berkunjung di pantai terjal berbatu biasanya tidak berani berenang, hanya bersantai ria sambil menikmati panorama pantai dari ketinggian.

Mengapa justru pantai landai berpasir yang sering meminta korban jiwa? Dengan analisis melalui pendekatan ilmu kebumian (geologi) dapat ditafsirkan, penyebab utama kecelakaan itu adalah kombinasi antara gulungan ombak dan seretan arus. Untuk itu perlu diketahui terlebih dahulu karakter ombak, konfigurasi dasar laut, dan mekanisme interaksi kedua faktor itu.

Karakter ombak laut (wave) di pesisir selatan Pulau Jawa, mulai dari pesisir Blambangan di Jawa Timur hingga Ujung Kulon di Propinsi Banten, umumnya berenergi tinggi dengan ombak besar. Ini karena pantai berbatasan langsung dengan laut lepas. Berdasarkan teori, ada tiga faktor pemicu terjadinya ombak, yaitu arus pasang-surut (swell), angin pantai (local wind), dan pergeseran (turun-naik) massa batuan di dasar samudera.

Jenis ombak lain yang sangat berbahaya di Pantai Selatan adalah gelombang tsunami. Gelombang ini dipicu oleh pergeseran naik-turunnya massa batuan di dasar samudera. Interaksi antara ketiga jenis gelombang (swell, gelombang angin lokal, dan tsunami) itu diyakini dapat menghasilkan gelombang dahsyat yang tiba-tiba datang menyapu pantai.

Bentuk morfologi dasar laut di sejumlah lokasi Pantai Selatan juga sangat memungkinkan terjadinya hempasan gelombang dahsyat ke pantai yang sekaligus memicu terjadinya arus seretan. elevenia Shocking Deals!

Pimpinan Yakuza Jepang Ditangkap Karena Memiliki Pistol Mainan


Pimpinan Yakuza Jepang Ditangkap Karena Memiliki 'Pistol Mainan'
Miura Hisashi (51) salah satu pimpinan Sumiyoshikai ditangkap polisi pagi ini (2/12/2015)

Pimpinan Yakuza Jepang Ditangkap Karena Memiliki Pistol Mainan. Pimpinan Yakuza Jepang Miura Hisashi ditangkap karena kepemilikan senjata api yang disamarkan desainnya seperti pistol mainan. Dan ternyata pistol mainan tersebut berisi peluru yang ditemukan di rumahnya. Baca juga Berita Menghebohkan Arab Saudi Menghukum Mati Seekor Kuda 'Homo'.

Seorang pimpinan mafia Jepang (yakuza) dari kelompok Sumiyoshikai, Miura Hisashi (51) pagi ini ditangkap polisi dari rumahnya karena ditemukan peluru dan pistol yang disamarkan seperti pistol mainan.

"Tersangka ditangkap polisi dengan tuduhan pelanggaran UU Pengawasan Pedang dan Senjata Api Jepang," ujar sumber Tribunnews.com Rabu ini (2/12/2015). Sebanyak empat amunisi berupa peluru dan pistol ditemukan di rumahnya di daerah Suginami-ku Tokyo.

Penemuan tersebut berkat informasi yang diperoleh polisi dari seorang sumber rahasia. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut alur perolehan senjata api dan peluru tersebut serta hal lain terkait Miura sebagai anggota Yakuza.

Sumber http://www.tribunnews.com/internasional/2015/12/02/memiliki-peluru-dan-pistol-yakuza-jepang-ditangkap-polisi

Sebelum Dihukum Mati, Pelacur Ini Berpesan

Sebelum Dieksekusi Mati, Pelacur Itu Berpesan: 'Saya Akan Kembali Bersama Tuhan'


Sebelum Dieksekusi Mati, Pelacur Itu Berpesan: 'Saya Akan Kembali Bersama Tuhan'

Seorang PSK harus dihukum mati akibat kejahatan yang dilakukannya, menghabisi 7 pria yang menjadi tamunya. Baca juga Seorang Pria Hampir Tewas Dibekap Payudara Pacarnya

Sebelum Dihukum Mati, Pelacur Ini Berpesan "Saya hanya berlayar, saya akan kembali bersama Tuhan saat hari kemerdekaan." Demikianlah sebuah kalimat terakhir paling menghebohkan sebelum seorang tahanan dieksekusi mati. Kalimat tersebut dilontarkan Aileen Wuornos.

Seorang tahanan wanita yang dieksekusi mati tahun 2002 dengan cara suntik mati. Aileen yang adalah seorang PSK harus dihukum mati akibat kejahatan yang dilakukannya, menghabisi 7 pria yang menjadi tamunya. Selain Aileen, ada 5 kalimat terakhir sebelum eksekusi mati yang 'tak biasa'.

Robert Towery :
Dihukum karena melakukan pembunuhan dengan cara mencekik korbannya pada 4 September 1991 di Arizona, Amerika Serikat.
Ia dieksekusi mati tahun 2012 dengan cara suntik mati.
Kalimat terakhir sebelum mati: "Aku Cinta Keluargaku, Kentang, Kentang, Kentang."

George Appel :
George dihukum karena membunuh seorang anggota NYPD.
Ia eksekusi mati di atas kursi listrik.
Kalimat terakhir yang diucapkannya: "Oke hadirin, Kalian Akan Segera Saksikan Sebuah Apel Panggang".

Carl Panzram :
Carl dihukum mati atas kejahatannya membunuh 22 orang dan menyodomi 1000 orang.
Ia dieksekusi mati dengan cara digantung pada September 1930.
Kalimat terakhirnya sebelum mati: "Ayo Cepat Bajingan! Aku Akan Bunuh 10 Orang Lagi Saat Aku Digantung".

Thomas Grasso :
Thomas dihukum karena kejahatannya mencekik dua orang wanita hingga tewas tahun 1991 di New York.
Ia dieksekusi mati dengan cara suntik mati tahun 1995. Kalimat terakhir yang diucapkannya: "Aku Temukan Spahethiku. Aku Ingin Wartawan Tahu".

Gary Gilmore :
Gary dihukum mati karena kejahatan perampokan dan pembunuhan pada tahun 1976.
Kalimat terakhir yang diucapkannya: "Aku Segera Lakukan!"(Youtube/The Richest)

Sumber http://www.tribunnews.com/internasional/2015/12/06/sebelum-dieksekusi-mati-pelacur-itu-berpesan-saya-akan-kembali-bersama-tuhan. Sebelum Dihukum Mati, Pelacur Ini Berpesan